JAKARTA — Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengirimkan surat dukacita atas meninggalnya Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ali Khamenei.
Surat tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah kepada Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi di Kantor Kedutaan Besar Republik Islam Iran, Jakarta, pada Selasa (3/3) pukul 15.20 WIB.
Hasto Kristiyanto menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan wujud komitmen PDI Perjuangan dalam menjalankan nilai-nilai Pancasila, baik untuk kepentingan rakyat Indonesia maupun dalam hubungan internasional.
Menurut Hasto, sikap yang diambil Megawati mencerminkan doktrin politik luar negeri bebas aktif yang dianut Indonesia.
“PDI Perjuangan berpikir, bersikap dan bertindak dengan menjalankan Ideologi Pancasila baik bagi rakyat Indonesia maupun dunia. Sikap itulah yang disampaikan Ibu Megawati Soekarnoputri ketika menyampaikan surat duka cita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatullah Ali Khamenei,” ujar Hasto dalam keterangannya.
Ia juga mengaitkan sikap tersebut dengan amanat konstitusi. Hasto menyebut bahwa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 menegaskan kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi.
“Pembukaan UUD 1945 menegaskan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Sikap itulah yang menjadi doktrin Politik Luar Negeri bebas aktif,” tambahnya.
Pernyataan tersebut menegaskan posisi PDI Perjuangan dalam memandang hubungan internasional sebagai bagian dari komitmen ideologis terhadap nilai kemanusiaan, kedaulatan bangsa, dan solidaritas antarnegara.









