JAKARTA — DPP PDI Perjuangan (PDIP) mengeluarkan instruksi khusus kepada seluruh kader yang menjabat sebagai kepala daerah dan pimpinan DPRD di berbagai tingkatan untuk mengantisipasi dampak lonjakan harga minyak dunia terhadap kondisi ekonomi nasional dan daerah.
Instruksi tersebut tertuang dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto bersama Ketua DPP PDIP Darmadi Durianto, yang diterbitkan pada 5 Maret 2026.
Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo membenarkan adanya surat instruksi tersebut. “Iya, DPP PDIP mengeluarkan surat instruksi,” kata Ganjar sebagaimana dilansir liputan6.com, Senin (9/3/2026).
Instruksi itu dikeluarkan setelah mencermati meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memicu lonjakan harga minyak mentah dunia. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa setiap kenaikan 1 dolar Amerika Serikat harga minyak mentah dunia berpotensi menambah beban subsidi energi Indonesia hingga sekitar Rp7 triliun.
Kondisi tersebut dinilai dapat memicu kenaikan harga BBM, meningkatkan biaya distribusi barang, mendorong kenaikan harga pangan, serta berpotensi menimbulkan tekanan inflasi yang berdampak pada masyarakat, khususnya kelompok ekonomi lemah.
Lima Instruksi DPP PDI Perjuangan
Melalui surat tersebut, DPP PDIP memberikan lima instruksi utama kepada kepala daerah dan pimpinan DPRD dari kader partai, yakni:
- Memperkuat fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan APBD secara konstruktif, efektif, dan bertanggung jawab.
- Melakukan analisis komprehensif terhadap dampak fiskal daerah, termasuk potensi kenaikan belanja subsidi, operasional, dan pelayanan publik.
- Melakukan efisiensi anggaran, dengan memprioritaskan program yang langsung menyentuh kepentingan rakyat serta menunda kegiatan yang tidak mendesak.
- Mengantisipasi kenaikan harga pangan dan biaya distribusi, serta menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga di daerah.
- Memperkuat program jaring pengaman sosial bagi masyarakat miskin, buruh, petani, nelayan, pelaku UMKM, dan kelompok rentan lainnya.
DPP PDIP menegaskan bahwa instruksi tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan disiplin sebagai bentuk komitmen ideologis partai untuk tetap berpihak kepada rakyat kecil.
Harga Minyak Dunia Melonjak
Instruksi ini muncul di tengah melonjaknya harga minyak dunia yang menembus USD110 per barel, level tertinggi sejak konflik Rusia–Ukraina pada 2022.
Kenaikan harga dipicu memanasnya konflik di Timur Tengah yang berdampak pada terganggunya jalur distribusi energi global, termasuk di Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur pengiriman minyak paling strategis di dunia.
Gangguan di jalur tersebut berpotensi menahan jutaan barel minyak per hari dari pasar global dan meningkatkan tekanan terhadap harga energi internasional. (bar)









