Makassar — Menindaklanjuti surat permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diajukan oleh Ikatan Mahasiswa Pelajar Indonesia Bombana Makassar, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bombana, Andi Muhammad Khaekal, S.H., bersama Wakil Ketua DPRD Bombana, Herlin, S.Psi., M.M., Fraksi PDI Perjuangan turun langsung meninjau kondisi asrama mahasiswa Bombana di Kota Makassar pada Sabtu (28 Maret 2026).
Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat atas aspirasi mahasiswa terkait kondisi fisik asrama dan sekretariat yang mengalami sejumlah kerusakan, seperti kebocoran atap, kerusakan plafon, serta persoalan drainase yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan penghuni.
Dalam peninjauan tersebut, Andi Muhammad Khaekal menegaskan bahwa perhatian terhadap mahasiswa Bombana di perantauan merupakan bagian dari komitmen politik kerakyatan yang diusung PDI Perjuangan.
“Mahasiswa adalah aset daerah. Kondisi asrama yang layak merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Kami hadir untuk memastikan aspirasi ini ditindaklanjuti secara serius,” ujarnya.
Sementara itu, Herlin menambahkan bahwa pihaknya akan mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan stakeholder terkait agar penanganan infrastruktur asrama dapat segera direalisasikan.
“Kami akan mengawal proses ini agar tidak berhenti pada peninjauan, tetapi berlanjut pada solusi konkret,” tegasnya.
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah, partai politik, dan mahasiswa Bombana yang sedang menempuh pendidikan di Makassar. (amp)









